Sebelum Melakukan Sesuatu Yang Berbahaya, Tolong Belajar Dulu!

Nggak sengaja nemu ini ditimeline Youtube sort, jadi ingin cerita pengalaman yang hampir sama waktu dulu mendari mengantarkan 3 orang teman. Kami ber 4 ada pendakian menuju ke Gunung Semeru di Jawa Timur dimana tingkat pendaki disini bukan untuk pendaki pemula tetapi ya memang pendaki yang sudah memiliki jam terbang atau pengalaman mendaki.

Dari 4 orang ini saya satu satunya orang yang pernah mendaki gunung ini, waktu itu di tahun 2003 dan mendaki lagi pada tahun 2017. Memang jangka waktunya cukup lama tapi saya masih simpan di otak semua jalan yang dilalui, karena pada saat itu saya sangat paham medannya dan sudah banyak informasi yang saya dapat tentang Gunung ini yakin juga teman 3 orang ini adalah orang dewasa bukan anak SMA yang baru lulus terus mendaki. Paling tidak managemen emosinya sudah berbeda.

Singkat cerita semua berjalan lancar sampai kali mati dan luar biasa lelahnya, kita sepakat untuk muncak jalan pagi dini hari dan yang kira kira dari kami yang tidak kuat tinggal saja ditenda toh disitu banyak pendaki lain yang menjaga tenda, minimal tidak sendiri. Ternyata semua bilang kuat dan siap naik ke puncak Mahameru.

Setelah mendekati puncak kami pun terpecah menjadi 2 saya yang penah ke puncak terpaksa mengalah untuk bersama 1 orang yang fisiknya memang sudah kelelahan dan 2 orang lain naik duluan mengejar puncak.

Ini keputusan berat dan mengorbankan banyak emosi dimana menunggu itu benar benar melelahkan, yang harusnya saya sudah sampai puncak tapi kali itu saya mengorbankan puncak untuk 1 orang. Buat saya apalah artinya puncak toh Gunung tidak kemana mana tetap dilokasi yang sama dan saya pernah sampai atas saat itu, tapi ini jauh lebih penting ini soal nyawa dan bahaya jika hilang bagaimana? apakah malah menjadi masalah besar buat 1 orang ini dan juga buat saya sebagai ketua kelompok.

Sempat minta ditinggal dan dia istirahat diceruk jalan air, tapi untuk saya itu bukan solusi yang baik meninggalkan 1 orang demi ego puncak ini soal tanggung jawab dan keberlangsungkan misi pendakian ini. Singkat cerita setelah bernego yang alot ahirnya saya paksa untuk turun karena saya yakin sudah tidak bisa dilanjut, sesampaikanya ditenda kami istirahat walau tidak sampai puncak tetapi ini cukup melegakan.

Mungkin kalo waktu itu saya tinggalkan kejadiannya akan berbeda, mungkin bisa hilang atau bisa terjadi seperti pendaki di gambar itu.

 

link : https://youtube.com/shorts/uZQRJa-nMEA?si=Qov9Vx7UoHsSHQ_J

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *