Jam sebelas malam, laptop masih terbuka, tugas atau kerjaan numpuk, tapi rumah rasanya udah nggak kondusif buat mikir?
Nah, itu persis yang saya alami beberapa minggu lalu.
Jujur saja, nyari tempat kerja malam-malam di Jogja itu semacam pencarian spiritual tersendiri.
Harus buka 24 jam, harus ada colokan, harus nggak berisik, dan kalau bisa kopinya enak. Sulit, tapi bukan mustahil.
Dan waktu itu saya akhirnya nemu satu tempat di daerah Kusumanegara, Umbulharjo.
Namanya Tetra Coffee & Eatery.
Sejak kunjungan pertama, tempat ini langsung masuk daftar safe space saya buat kerja malam. Penasaran kenapa?
Yuk, ikut ngobrol bareng saya.

Ringkasan Kilat: Poin Kunci Tetra Coffee & Eatery
- Buka 24 jam nonstop di Jl. Kusumanegara, Umbulharjo, Yogyakarta — cocok buat night owl dan pekerja remote.
- Ruangannya kedap suara, jadi tetap tenang meskipun lokasinya satu area dengan lapangan padel.
- Colokan listrik melimpah di hampir semua meja, plus parkiran yang luas dan aman.
- Harga menu ramah kantong, kisaran Rp25.000–Rp50.000, dengan kopi yang beneran terasa kopi dan croissant yang wajib dicoba.

Kenapa Saya Betah Banget di Tetra Coffee & Eatery
Sebelum masuk ke detail menu, saya mau cerita dulu soal suasana.
Buat saya, memilih tempat kerja itu 70% soal vibes, 30% soal kopi.
Kalau suasananya nggak nyaman, secanggih apa pun laptop saya, fokus tetap buyar.
Tetra ini menurut saya berhasil di dua sisi itu sekaligus.
Vibes Tenang Walau Sebelahan Sama Lapangan Padel
Ini poin yang paling bikin saya kaget, sih. Waktu pertama lihat lokasinya, saya mikir: “Wah, satu area sama lapangan padel? Berisik dong, pasti ramai dan banyak teriakan.”
Ternyata saya salah besar.
Begitu masuk ke area kafe, suasananya langsung berubah total. Ruangannya sudah kedap suara, jadi suara tumbukan bola padel dan celoteh orang di luar nggak tembus sama sekali. Efeknya cukup magis: dari luar terlihat ramai, di dalam rasanya seperti punya ruang sendiri.
Buat saya pribadi, ini kombinasi langka. Saya bisa ngobrol santai bareng teman tanpa harus teriak-teriak, dan saya juga bisa fokus ngerjain tugas tanpa terganggu suara apa pun. Dua kebutuhan yang biasanya susah dipenuhi satu tempat.

Colokan Melimpah, Parkiran Luas, dan Wi-Fi yang Bisa Diandalkan
Oke, ini bagian practical-nya. Karena saya sering WFC alias Work From Cafe, ada tiga hal yang selalu saya cek sebelum betah berlama-lama: colokan, kursi, dan koneksi internet.
Soal colokan, Tetra ini termasuk paling aman yang pernah saya coba. Hampir setiap meja punya akses stopkontak, jadi saya nggak perlu rebutan atau harus jongkok di lantai cari colokan. Sesimpel itu, tapi pengaruhnya besar banget ke kenyamanan.
Parkiran juga lega. Buat yang bawa motor atau mobil, nggak perlu muter-muter cari tempat.
Buat saya yang kadang datang malam sendirian, parkiran yang terang dan luas itu bikin lebih tenang.
Dan yang paling penting: buka 24 jam. Nggak ada lagi drama “eh udah jam 10, bentar lagi tutup” di tengah-tengah kerjaan yang baru setengah jalan. Buat saya, ini game changer banget.
Menu Tetra Coffee & Eatery: Kopi yang Beneran Kopi
Nah, sekarang bagian favorit saya. Kopi.
Jujur saja, saya ini tipe orang yang agak skeptis sama kafe yang terlihat “cantik”.
Kadang vibes-nya bagus, tapi kopinya cuma manis-manis doang tanpa karakter.
Untungnya, Tetra bukan tipe begitu.
Kopinya punya real coffee vibes — ada body, ada aroma, dan nggak ketutup berlebihan sama gula. Buat saya yang suka americano atau latte dengan rasa yang tegas, ini menyenangkan.

Croissant yang Wajib Banget Dicoba
Kalau kamu datang ke sini, jangan cuma pesan kopi. Ambil juga croissant-nya.
Saya bukan orang yang gampang memuji pastry, tapi croissant di sini beneran saya rekomendasikan. Teksturnya renyah di luar, lembut di dalam, dan nggak terasa berat. Cocok banget jadi teman ngopi sambil ngerjain tugas atau sekadar break sebentar dari layar laptop.
Harga Masih Sangat Ramah di Kantong
Ini yang bikin saya makin sering balik. Kisaran harganya ada di Rp25.000 sampai Rp50.000. Buat ukuran kafe di Jogja yang buka 24 jam dengan fasilitas selengkap ini, angkanya menurut saya masuk akal banget.
Bandingkan dengan harus ngopi di co-working space berbayar per jam. Buat saya, Tetra ini semacam jalan tengah yang cerdas: suasana co-working, harga warung modern.

Cocok Buat Siapa Sih Tempat Ini?
Berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa tipe orang yang bakal betah banget di sini:
- Pekerja remote dan mahasiswa yang butuh tempat fokus dengan Wi-Fi dan colokan.
- Night owl yang produktif justru setelah tengah malam.
- Pasangan atau teman yang cari tempat ngobrol santai tanpa takut kena jam tutup.
- Pemain padel yang mau cooling down sambil ngopi setelah main.
Yang perlu saya ingatkan: karena suasananya tenang, tempat ini lebih cocok buat ngobrol intens atau kerja fokus. Kalau kamu cari tempat ramai buat hangout rame-rame sambil ketawa-ketawa, mungkin perlu sesuaikan ekspektasi.
Tips Sebelum Kamu ke Tetra Coffee & Eatery
Beberapa hal kecil yang saya pelajari dari kunjungan saya:
- Datang malam hari kalau mau suasana paling tenang. Saya sempat datang sekitar jam 10 malam dan suasananya pas banget buat kerja.
- Bawa headphone kalau butuh isolasi ekstra, walau ruangannya sudah kedap suara.
- Pesan croissant lebih awal, karena menu pastry biasanya paling cepat habis.
- Siapkan power bank sebagai cadangan, walau colokan banyak, tetap lebih tenang kalau ada backup.

Pendapat Akhir Saya
Kalau kamu tipe orang yang sering begadang demi kerjaan atau tugas, saya rasa Tetra Coffee & Eatery layak banget masuk daftar tempat yang harus dicoba. Kombinasi lokasi strategis di Kusumanegara, ruangan kedap suara, colokan melimpah, kopi yang enak, dan status buka 24 jam itu bukan kombinasi yang gampang ditemukan.
Saya sendiri sudah menjadikan tempat ini sebagai salah satu default option kalau butuh ruang kerja malam yang tenang.
Nggak selalu harus mahal untuk dapat tempat produktif, kan?
Kalau kamu sudah sempat mampir, cerita dong pengalamanmu di kolom komentar. Atau kalau punya rekomendasi kafe 24 jam lain di Jogja yang menurutmu lebih asik, saya selalu terbuka buat coba. Sampai ketemu di ulasan berikutnya! ☕

KOMENTAR PEMBACA (0)
DISKUSI ARTIKELBelum ada komentar di artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan masukan!
TINGGALKAN KOMENTAR
Email Anda bersifat rahasia dan tidak akan dipublikasikan. Seluruh komentar akan dimoderasi terlebih dahulu sebelum terbit.